Puisi Hampa | Chairil Anwar

Posted by Muhammad Ecka on Selasa, 15 November 2011

Hampa 

kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.

Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

By: Chairil Anwar

{ 0 comments... read them below or add one }

Posting Komentar